MENGALIR DARI RAHIM SEMESTA : POTRET KASIH IBU TANPA BATAS RUANG

Ada satu bahasa yang tidak membutuhkan kamus untuk dimengerti. Ia tidak mengenal sekat peradaban manusia, bahkan tidak berbatas pada perbedaan jenis ciptaan. 

Jika kita melayangkan pandangan ke seluruh penjuru bumi—mulai dari hiruk-pikuk kota manusia hingga ke sudut-sudut paling sunyi di hutan belantara dan kedalaman samudra—kita akan menemukan sebuah hakikat yang sama: Ibu adalah altar pengorbanan tertinggi demi sebuah kehidupan baru.

Diposting oleh NDiar80 Muaradua
Blogger Muaradua OKU Selatan Updated at: Senin, 08 Juni 2026

MERAWAT PONDASI BANGSA: SEBUAH RENUNGAN DI HARI LAHIR PANCASILA

"Pancasila bukan hanya dasar negara. Ia adalah denyut nadi yang menyatukan jutaan hati dalam satu nama: Indonesia."
 

Di balik setiap helai kain yang berkibar itu, ada napas, keringat, air mata, dan doa dari para pendahulu kita.
 
Diposting oleh NDiar80 Muaradua
Blogger Muaradua OKU Selatan Updated at: Senin, 01 Juni 2026

MENGETUK PINTU LANGIT, MENYEMBELIH EGO: RENUNGAN SUNYI DI HARI RAYA KURBAN

Gema takbir sejak semalam tidak hanya memenuhi udara, tetapi seperti sedang mengetuk dinding-dinding dada kita yang mulai mengeras oleh kesibukan duniawi.

Setiap kali Hari Raya Idul Adha tiba, ingatan kita secara otomatis akan melayang pada kisah klasik yang abadi: tentang Nabi Ibrahim AS, Ismail AS, dan sebuah ujian cinta yang berada di luar batas nalar kemanusiaan. 

Diposting oleh NDiar80 Muaradua
Blogger Muaradua OKU Selatan Updated at: Rabu, 27 Mei 2026

JIWA YANG MERDEKA

Sahabat pembaca, pernahkah kita membayangkan sosok yang tinggi spiritualitasnya? 

Mungkin yang terlintas di kepala kita adalah seseorang yang suaranya selalu halus, langkahnya pelan, wajahnya selalu tersenyum teduh, dan tutur katanya selalu membelai telinga.  

Diposting oleh NDiar80 Muaradua
Blogger Muaradua OKU Selatan Updated at: Sabtu, 23 Mei 2026

MENGETUK PINTU LANGIT: MERAJUT RINDU DAN AMAL DI 10 HARI PERTAMA DZULHIJJAH

Lembar demi lembar kalender berganti, membawa kita kembali ke salah satu gerbang waktu yang paling sakral dalam Islam. 

Hari ini, tanggal 18 Mei, kita resmi melangkahkan kaki memasuki fajar pertama di bulan Dzulhijjah.

Diposting oleh NDiar80 Muaradua
Blogger Muaradua OKU Selatan Updated at: Senin, 18 Mei 2026